Produk-produk dari Bank Sampah Pakiwan telah menarik minat pembeli dari berbagai negara, seperti Denmark, Belanda, Perancis, dan Korea.
BACA JUGA: Mengenal Sosok Khumdatul Ni’mah, Duta Bahasa Jateng yang Berani Mencoba Berbagai Kesempatan
Pengunjung yang datang ke pameran di Yogyakarta sering kali membawa produk-produk ini kembali ke negara asal mereka.
“Tetapi kami tidak mematok harga karena memang niat awal kami untuk mengurangi sampah plastik dan mengedukasi masyarakat mengenai potensi dari limbah tersebut. Kebanyakan pembeli produk Bank Sampah Pakiwan adalah pemerhati isu lingkungan dan penikmat karya seni,” ujarnya. (suf/ree).
Editor: Dzikrina Abdillah.










