Menurutnya, setelah adanya Yogyakarta Internasional Airport (YIA), kemudian adanya jembatan Pandansimo dianggap sebagai support untuk memajukan Kapanewon Srandakan.
BACA JUGA: Keren! Seorang Warga Wonotingal Bantul Manfaatkan Limbah Kayu Jadi Karya Unik
“Kami berharap wisatawan tidak hanya lewat di Srandakan tapi mampir dan menikmati apa yang ada di Srandakan. Baik itu wisatanya, kuliner, kerajinan, sehingga benar-benar memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Srandakan,” terangnya.
Sarjiman berujar, salah satu UMKM yang berkembang di Srandakan yakni kuliner.
Salah satu yang banyak dikenal yakni kuliner mie lethek.
“Mie lethek ini orang sudah banyak mengenal. Tapi kuliner lain belum. Sekarang kami mendapatkan CSR dari Pertamina, kami dibuatkan rumah tempe di Dusun Babakan. Nanti tempat ini akan menghasilkan beberapa produk yang mungkin bisa jadi unggulan juga,” tandasnya. (nik/ree).
Editor: Dzikrina Abdillah.










