Dari segi keamanan data, pihaknya menyebut, sudah memiliki sistem keamanan yang mumpuni.
“Jadi, sebelum digunakan, aplikasi Bantul Pedia ini sudah melalui proses uji keamanan informasi. Jadi kalau di situ masih ada celahnya tidak kami lanjutkan. Tapi kalau masih ada celahnya, kami lakukan perbaikan,” ungkapnya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjelaskan, Bantul Innovation Award (BINA) merupakan sarana untuk mendorong inovasi pelayanan publik.
BACA JUGA: Mengenal Prosesi Pujawali Pura Segara Wukir di Pantai Ngobaran Gunungkidul
Tidak hanya di OPD tapi juga bagi pemerintah Kapanewon dan Kalurahan, bahkan pelayanan kesehatan seperti puskesmas.
“BINA tahun 2024 ini kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Inovasi ini memang ditekankan bagi seluruh OPD, Kapanewon, Kalurahan, dan Puskesmas untuk menciptakan inovasi baru. Inovasi ini diciptakan untuk mengatasi hal-hal yang tidak bisa diatasi dengan cara reguler,” ungkapnya.
Halim juga menambahkan, inovasi yang diumumkan sebagai pemenang ini pun telah memiliki dampak terhadap percepatan capaian kinerja pemerintah.
“Saya pun mendorong inovasi ini menjadi tradisi di Bantul,” harapnya. (nik/ree).
Editor: Dzikrina Abdillah.









