SLEMAN, Joglo News – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sleman menegaskan komitmenya untuk terus mencetak kader- kader loyalis berintegritas dan memahami arah perjuangan partai.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendidikan Kader Loyalis yang berlangsung di Bukit Surya Kaliurang. Selama dua hari Sabtu hingga Minggu (18-19 Oktober 2025).
Diikuti 100 peserta, para generasi milenial itu mengikuti pelatihan bukan dalam suasana tegang atau formal seperti biasanya.
Mereka justru menikmati atmosfer belajar yang cair, lengkap dengan api unggun, renungan kebangsaan, hingga aksi menanam pohon.
Ketua DPC PKB Sleman R. Agus Cholik, saat ditemui di sela acara mengatakan pada acara ini politik yang biasanya dianggap kaku disulap menjadi ruang inspirasi untuk mengenal makna perjuangan yang sesungguhnya.
BACA JUGA: Pelantikan Kepala Bappeda Sleman Ditunda, Bupati Harda Kantongi Tiga Nama!
“Anak muda sering apriori terhadap politik karena tidak pernah diperkenalkan dengan cara yang benar. Begitu mereka diajak memahami, ternyata banyak yang justru tertarik,” ujarnya.
Pendekatan holistik menjadi kunci kegiatan ini. Selain pembekalan ideologi dan kepartaian, para peserta diajak membangun karakter melalui kegiatan lapangan yang menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian lingkungan.
“Kami ingin kader PKB tidak hanya cerdas berpolitik, tapi juga punya kepedulian sosial dan semangat kebangsaan,” lanjut Agus Cholik.
Sementara itu, Ketua DPW PKB DIJ Agus Sulistiyono, menegaskan tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar rekrutmen kader, melainkan pencerahan politik bagi generasi muda.
“Kami ingin anak muda tahu, politik bukan soal rebutan kursi, tapi soal bagaimana memperjuangkan nilai. Karena tanpa pemahaman, mereka mudah diarahkan ke politik yang salah arah,” tegasnya.
Agus menambahkan gerakan di Sleman ini merupakan bagian dari program besar PKB se-DIJ.
Hingga kini, menurut Agus Sulistiyono, lebih dari 2.000 kader muda telah dicetak dari kegiatan serupa yang digerakkan oleh 31 anggota fraksi PKB di daerah.










