SLEMAN, Joglo News – Proses perpindahan pedagang ke Pasar Induk Godean masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa pemindahan baru akan dilakukan setelah seluruh sarana. Terutama pengaturan parkir, dinyatakan siap.
Diketahui bahwa rencana perpindahan para pedagang Pasar Induk Godean berlangsung bulan ini.
Hanya saja rencana ini urung terlaksana karena masalah perparkiran belum rampung. Terutama atas skema penerapan retribusi dan pemungutannya.
“Jadi, seperti saya tegaskan, parkir beres, pindah,” tegas Harda saat ditemui di Kompleks Setda Pemkab Sleman, Senin (20/10).
Menurutnya, hingga saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman masih menyempurnakan mekanisme pengelolaan parkir di kawasan Pasar Induk Godean.
Dia menyebut, laporan resmi terkait skema parkir baru akan disampaikan dalam waktu dekat.
BACA JUGA: DPC PKB Sleman Ubah Wajah Politik: Dari Ruang Debat Jadi Ruang Inspirasi Anak Muda
“Paparan kemarin belum sempurna, bagaimana pengaturan parkirnya. Insya Allah minggu ini mau laporan ke saya. Kalau sudah siap, secepat mungkin, mudah-mudahan masih di bulan ini sebelum saya diklat,” katanya.
Harda menambahkan, pengelolaan parkir nantinya akan menggunakan sistem mesin elektronik. Langkah ini untuk menekan potensi kebocoran retribusi.
Sistem tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat memaksimalkan pendapatan dari retribusi.
Ini karena pungutan tidak dilakukan secara manual. Sehingga dapat langsung terdata setiap retribusi yang masuk.
“Saya gunakan alat-alat mesin agar betul-betul efektif menekan kebocoran. Semua yang memarkir harus bayar dan masuk ke kas daerah,” ujarnya.
Untuk pengelolaan teknis, Harda menyebut Dishub Sleman akan menjadi penanggung jawab utama.
Skemanya dengan melibatkan tenaga yang sebelumnya telah bertugas di area tersebut.
Harda juga menegaskan bahwa pihaknya akan mencari solusi bagi pedagang dan pengunjung.
Terutama pasca penetapan skema pembayaran parkir secara non tunai.
“Kesulitan pasti ada, tapi insya Allah bisa diatasi. Yang penting penerimaan betul-betul masuk ke kas daerah,” katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, pastikan perpindahan pedagang ke Pasar Induk Godean dalam waktu dekat
. Hanya saja, untuk saat ini pihaknya masih harus merampungkan skema pengelolaan parkir.
Pihaknya bersama Dishub Sleman telah melakukan uji coba sistem parkir berbasis gate.
Berupa pintu otomatis yang akan terbuka ketika pengendara masuk. Selain itu juga sekaligus mengeluarkan karcis retribusi parkir.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, parkir nanti menggunakan sistem gate. Ini sudah uji coba. Parkir mobil naik, kemudian turun. Termasuk tap-nya, motor juga sudah uji coba,” ujar Mae.










