Kelompok karawitan kerap tampil diberbagai kegiatan, baik sekolah maupaun acara eksternal sekolah.
“Terbaru, kami meraih beberapa prestasi, antara lain juara harapan satu lomba karawitan tingkat DIY dari Balai Bahasa. Kemudian, juara dua lomba tembang dolanan anak tingkat DIY,” tuturnya.
Sebagai sekolah pelestarian budaya, diharapkan bisa menumbuhkan ketulusan dan kebanggaan peserta didik dalam mencintai serta melestarikan warisan budaya.
“Produk budaya tidak sekadar karya, namun ada karakter, sifat dan simbol. Hal itulah yang terus kami lestarikan. Anak-anak tidak hanya mengenal dan memahami, tetapi menjadi generasi pelestari budaya,” harapnya. (mhd/sam).
Editor: Dzikrina Abdillah.










