SLEMAN, Joglo News – Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan pencairan bonus bagi atlet dan ofisial peraih prestasi di ajang Porda XVII dan Peparda IV DIY tahun 2025 tetap berjalan.
Meskipun, ada kekurangan anggaran sebesar Rp 892,445 juta untuk bonus atlet Porda.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, tidak ada komitmen yang diingkari. Adapun sisa kekurangan tersebut akan dilunasi pada tahun anggaran 2026.
Total anggaran hibah yang disiapkan Pemkab Sleman untuk apresiasi Porda dan Peparda mencapai Rp 11,643 miliar.
Bonus atlet dan ofisial Porda mencapai Rp 9,505 miliar. Dari total tersebut, secara khusus alokasi bonus atlet seluruh kategori mencapai Rp 7,454 miliar.
“Bukan ingkar janji. Kekurangan itu muncul karena prestasi kita lebih baik dari perhitungan awal. Kita sudah sepakat akan melunasi di 2026, karena tahun ini transfer keuangan daerah berkurang dan PAD banyak terserap untuk kegiatan wajib,” jelasnya saat ditemui usai penyerahan bonus atlet Porda dan Peparda di Pendopo Parasamya Setda Pemkab Sleman, Senin (1/12).
BACA JUGA: Seragam Gratis Siswa Baru di Bantul Tetap Berlanjut Tahun Ajaran 2026
Harda menjelaskan, kekurangan dana terjadi akibat diluar prediksi. Dimana jumlah penyabet medali melebihi target awal.
Sehingga secara otomatis ada peningkatan jumlah penerima bonus.
Capaian medali Sleman melebihi target, ini disebut diluar ekspektasi awal. Harda juga menyebut nilai bonus bahkan mengalami kenaikan dibanding Porda 2022.
Walau begitu dia memastikan pembayaran kekurangan bonus berlangsung pada 2026.
“Yang penting bonus naik. Semoga di Kulon Progo nanti kita juara lagi dan kemampuan keuangan daerah membaik sehingga bisa kita tambah lagi,” katanya.
Bonus kategori tunggal medali emas Rp 18 juta, perak Rp 6,5 juta, dan perunggu Rp 2,75 juta. Kategori beregu 2 sampai 6 orang untuk medali emas Rp 9,25 juta, perak Rp 3,75 juta, dan perunggu Rp 2 juta.
Adapun untuk kategori beregu 7 sampai 11 orang, peraih medali emas Rp 7,75 juta, perak Rp 3 juta, dan perunggu Rp 1,75 juta.
Sedangkan kategori beregu lebih dari 11 orang, peraih emas Rp 6,75 juta, perak Rp 2,5 juta, dan perunggu Rp 1,3 juta.
Sementara untuk ofisial dialokasikan Rp 1,118 miliar ditambah bonus tim pemenangan Rp 183,5 juta. Bonus cabang olahraga juara umum sebesar Rp 750 juta.
Total bonus atlet dan ofisial Porda mencapai Rp 9.505.945.000.
Namun, ketersediaan anggaran hibah murni tercatat Rp 183,5 juta ditambah hibah tambahan Rp 8,43 miliar. Total dana siap pakai sebesar Rp 8,613 miliar.
”Dari hitungan tersebut, terdapat kekurangan Rp 892.445.000,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman Heru Saptono.
Walau ada tunggakan bonus, Heri memastikan bonus untuk ofisial dan atlet sudah terpenuhi pada 2025.










