JOGLO NEWS – Timur, film produksi perdana Uwais Pictures, tak sekadar menjadi debut penyutradaraan aktor laga Iko Uwais.
Film ini juga menghadirkan kekuatan budaya lokal, khususnya nilai Gandong Maluku, sebagai fondasi cerita tentang persaudaraan, keluarga, dan pengorbanan.
Executive Producer Timur, Nagita Slavina, mengatakan film tersebut sejak awal dirancang bukan hanya menyuguhkan aksi, tetapi juga membawa pesan emosional yang kuat.
Nilai Gandong yang dikenal sebagai ikatan persaudaraan lintas negeri dan generasi dalam masyarakat Maluku menjadi salah satu ruh utama dalam narasi film.
BACA JUGA: Sempat Kabur, Begini Kronologi Penangkapan YouTuber Resbob di Semarang
“Sejak pertama kali ditawari terlibat, aku langsung merasa harus ikut berkontribusi. Film ini punya nilai keluarga dan persaudaraan yang sangat kuat. Buat aku, itu pesan yang penting untuk dihadirkan di layar lebar dan ditonton banyak orang,” ujar Nagita saat menghadiri screening film Timur di Ambon, Minggu (14/12).
Ia menyebutkan, rangkaian special screening film Timur telah digelar di 17 kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga kota-kota di kawasan timur seperti Kupang, Ambon, dan Jayapura.
Kota lainnya meliputi Lampung, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Madiun, dan Medan.
Sambutan penonton di berbagai daerah dinilai sangat positif, termasuk di Maluku yang menjadi salah satu latar budaya penting dalam film tersebut.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa cerita yang mengangkat nilai-nilai lokal masih memiliki tempat kuat di hati penonton Indonesia.










