Sentra panen berada di wilayah selatan, meliputi Tepus, Tanjungsari, Saptosari, hingga Girisubo.
“Sesuai pantauan di lapangan, distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Gunungkidul hingga kini berjalan lancar,” jelasnya.
Pada musim tanam 2026, luas tanam padi musim tanam pertama mencapai 42.743 hektare.
Sementara padi musim tanam kedua seluas 8.756 hektare. Untuk jagung, luas tanam mencapai 42.427 hektare yang tersebar di 18 kapanewon. Ubi kayu yang kini mulai dipanen memiliki luas tanam sekitar 2.983 hektare.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Semin, drh. Rumini mengatakan bahwa saat ini petani mulai beradaptasi menghadapi musim kemarau dengan menanam varietas padi berumur pendek atau genjah.
“Hamparan padi di Semin sudah mulai menguning dan siap dipanen. Petani juga banyak menggunakan varietas genjah seperti Pajajaran, M70D, dan Trisakti sehingga lebih siap menghadapi musim kering,” kata Rumini. (gun/bid).
Editor: Dzikrina Abdillah.










