SLEMAN, Joglo News – Seorang pelajar berusia 17 tahun, AARP, menjadi korban dugaan kejahatan jalanan di Jalan Laksda Adisucipto.
Tepatnya di Dusun Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Minggu (2/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban yang diketahui merupakan warga Tangerang Selatan itu diduga ditembak menggunakan senjata jenis airsoft gun.
Tepatnya saat tengah dalam perjalanan dari Solo menuju Yogyakarta bersama rekannya.
Kasus tersebut sebelumnya viral di media sosial. Beredar unggahan yang memperlihatkan seorang pelajar mengalami luka pada bagian punggung. Diduga akibat terkena peluru airsoft gun.
“Polsek Depok Timur menindaklanjuti laporan dugaan kejahatan jalanan tersebut. Saat ini masih dilakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku,” jelas Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (3/8).
BACA JUGA: Viral Pagar Tinggi Pakuwon Mall Sleman, Manajemen Buka Suara Soal Isu Keamanan
Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kejadian bermula ketika korban melintas di lokasi kejadian.
Korban diduga dipepet oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX warna hitam.
Salah seorang terduga pelaku disebut mengenakan jaket ojek online berwarna hijau.
Terduga pelaku juga diduga membawa senjata tajam menyerupai celurit dan senjata jenis airsoft gun.
“Korban diduga terkena tembakan airsoft gun pada bagian punggung sehingga mengalami luka. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Depok Timur,” kata Argo.
Pihaknya masih mendalami rangkaian kejadian tersebut. Termasuk mengidentifikasi kedua terduga pelaku yang disebut mengendarai sepeda motor Honda PCX warna hitam.
“Kami sudah mengantongi ciri pelaku dari keterangan korban dan sejumlah bukti. Masih kami dalami dari bukti lain dan mencari pelakunya,” tegasnya.
Argo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Khususnya pada malam hingga dini hari.
Masyarakat juga diminta menghindari konfrontasi apabila menghadapi situasi yang membahayakan dan segera mencari tempat aman.
“Jika mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” pesannya.
Kasus ini menambah catatan dugaan kekerasan jalanan di wilayah hukum Polda DIY. Terutama yang melibatkan penggunaan senjata airsoft gun.
Sebelumnya, pada awal Maret 2025, dua pemuda di Kota Yogyakarta dilaporkan mengalami luka lecet.
Diduga akibat tembakan airsoft gun ketika hendak mencari makanan untuk sahur di kawasan Mantrijeron.










